MEDAN, iNewsMedan.id - Kompol Dedi Kurniawan, Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut, kembali dilaporkan ke Bidang Propam Polda Sumut atas dugaan penangkapan yang tidak sesuai prosedur dan penganiayaan terhadap seorang warga bernama Rahmadi (33). Laporan ini diajukan oleh kuasa hukum Rahmadi, Suhandri Umar Tarigan dan Ronald M Siahaan, pada Selasa (11/3/2025).
Sebelumnya, Kompol Dedi Kurniawan pernah dicopot dari jabatannya sebagai Wakapolsek Medan Helvetia karena terbukti melakukan pemerasan. Namun, ia kemudian naik pangkat dan menduduki jabatan di Ditresnarkoba Polda Sumut.
"Kehadiran kami di sini untuk melaporkan Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut, Kompol Dedi Kurniawan, atas penangkapan klien kami yang dituduh memiliki narkotika," ujar Suhandri Umar Tarigan.
Menurut kuasa hukum, penangkapan Rahmadi pada 3 Maret 2025 dilakukan dengan tidak manusiawi dan disertai penganiayaan yang terekam dalam CCTV.
"Bukti-bukti rekaman CCTV sangat jelas. Bahkan viral di sejumlah platform media sosial, Kompol Dedi Kurniawan melakukan penganiayaan terhadap klien kami saat penangkapan," jelas Umar Tarigan.
Editor : Chris
Artikel Terkait