MEDAN, iNewsMedan.id - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menyisakan duka bagi dunia pendidikan. Meski air mulai surut, sisa lumpur yang tebal masih menimbun ruang kelas TK Al-Ikhlas di Desa Tanah Terban.
Merespons kondisi tersebut, Laznas AQL Peduli menyalurkan bantuan buku Iqro kepada puluhan murid terdampak pada Senin (5/1/2026). Penyaluran ini dilakukan karena hampir seluruh sarana belajar, termasuk buku mengaji milik siswa, rusak parah akibat terendam banjir dan lumpur.
Kepala Sekolah TK Al-Ikhlas, Salma, mengungkapkan bahwa meskipun kalender pendidikan sudah memasuki waktu belajar, gedung sekolah sama sekali belum bisa digunakan. Kondisi area sekolah yang masih tertutup lumpur membuat aktivitas belajar mengajar tidak memungkinkan dilakukan di dalam kelas.
"Sekolah sudah mulai masuk, tapi kondisi sekolah masih terendam lumpur," tutur Salma sedih, Selasa (6/1/2025).
Guna memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan, kegiatan belajar untuk sementara dialihkan ke Posko Laznas AQL Peduli yang berlokasi di Masjid Al-Ikhlas. Tim Laznas AQL Peduli, Ihsan, menjelaskan bahwa masjid tersebut kini menjadi ruang kelas darurat bagi para guru dan murid.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
