MEDAN, iNewsMedan.id - Sebanyak 88.867 kendaraan tercatat melintasi jalur fungsional Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) segmen Sinaksak–Simpang Panei selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jalur sepanjang 12,55 km tersebut resmi ditutup kembali oleh PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) pada Minggu (4/1/2026) pukul 24.00 WIB setelah beroperasi selama 20 hari.
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyampaikan bahwa operasional fungsional ini didominasi oleh kendaraan pribadi atau Golongan I. Lonjakan arus mudik tertinggi terjadi pada 21 Desember 2025 dengan 25.590 kendaraan, sementara puncak arus balik terpantau pada 4 Januari 2026 yang mencapai 40.815 kendaraan.
“Ini menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada pengguna jalan pada momen penting saat ini. Dengan difungsionalkannya ruas Sinaksak–Simpang Panei, kehadiran tol ini memberikan kemudahan mobilitas, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta memangkas waktu tempuh secara signifikan bagi pengguna jalan yang melintasinya,” ujar Dindin, Selasa (6/1/2026).
Selain kelancaran arus lalu lintas, fasilitas Rest Area KM 99 di ruas Tebing Tinggi–Indrapura juga menjadi titik kepadatan. Sejak dioperasikan pada 19 Desember 2025, fasilitas ini telah dikunjungi lebih dari 22.000 kendaraan. Area istirahat tersebut menawarkan daya tarik berupa puluhan gerai UMKM kuliner serta Mini Galeri Budaya Sumatera Utara.
“Sejak mulai dioperasikan pada 19 Desember 2025, Rest Area KM 99 mencatatkan animo yang cukup tinggi dari para pengguna jalan. Sebanyak lebih dari 22 ribu kendaraan telah singgah, dengan puncak kunjungan terjadi pada 2 Januari 2026. Tingginya angka kunjungan ini mencerminkan respon positif masyarakat terhadap kehadiran Rest Area KM 99 sebagai fasilitas penunjang perjalanan yang tidak hanya memberikan kenyamanan untuk beristirahat, tetapi juga menghadirkan pengalaman singgah yang aman dan berkesan bagi pengguna jalan,” tambah Dindin.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
