DAIRI, iNewsMedan.id- Seorang dokter di Sidikalang, Kabupaten Dairi, mengalami perampokan brutal saat berada di tempat praktiknya, Selasa, 1 September 2026 malam.
Pelaku datang mengenakan kain sebo untuk menutupi wajah. Parang di tangan menjadi ancaman. Korban ditodong, kemudian kaki dan mulutnya dilakban sebelum pelaku mengacak-acak laci dan membawa kabur uang Rp12.190.000.
Pelaku berinisial PS (60), warga Desa Huta Rakyat, Kecamatan Sidikalang, itu kini sudah ditangkap polisi. Dia dibekuk saat perjalanan kembali ke Dairi, tepatnya di kawasan Merek, Kabupaten Karo.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan mengungkapkan, aksi tersebut bermula ketika PS melintas di Jalan Tembakau dan melihat tempat praktik korban dalam kondisi pintu terbuka.
Sebelumnya, PS sempat membeli nasi di sebuah rumah makan. Setelah itu, dia makan di sekitar kawasan pajak sambil memperhatikan tempat praktik yang pernah didatanginya untuk berobat.
Dari situlah niat merampok muncul.
"Ketika itu timbul niat PS untuk melakukan perampokan," kata Otniel dalam konferensi pers di Mapolres Dairi, Rabu, 9 September 2026.
PS kemudian pulang ke rumah. Dia mengambil sebilah parang dan lakban yang disimpan di saku jaket. Kain sebo juga dibawanya untuk menyamarkan wajah.
Sekitar pukul 20.15 WIB, PS kembali ke tempat praktik. Wajahnya sudah tertutup kain sebo. Dia masuk dan memanggil korban yang sedang duduk di kursi kerja.
Tanpa banyak basa-basi, PS meminta uang sambil mengarahkan parang ke korban.
Korban kemudian memberitahu bahwa uang yang tersisa berada di dalam laci. Namun, PS terlebih dahulu mengikat kaki dan mulut korban menggunakan lakban.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
