Ngaku Dibegal Rp297 Juta, Karyawan di Dairi Ternyata Habiskan Uang Perusahaan untuk Judi Online
DAIRI, iNewsMedan.id– Misteri kasus pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Dairi akhirnya terungkap. Pria berinisial WG yang sebelumnya mengaku menjadi korban begal dan kehilangan uang perusahaan sebesar Rp297 juta, ternyata diduga merekayasa seluruh cerita tersebut untuk menutupi uang yang telah habis dipakainya bermain judi online.
Fakta itu diungkap Satreskrim Polres Dairi setelah melakukan penyelidikan mendalam terhadap laporan pembegalan yang disebut terjadi di Jalan Sumbul-Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menjelaskan, uang ratusan juta rupiah yang dilaporkan hilang bukan dirampas kawanan begal, melainkan telah digunakan tersangka untuk bermain judi online.
"Uang tersebut merupakan dana perusahaan yang dipercayakan kepadanya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Namun uang itu justru digunakan untuk bermain judi online," kata Otniel saat konferensi pers, Rabu (10/6/2026).
Sebelumnya, WG melapor menjadi korban pembegalan oleh tiga orang tak dikenal. Dalam laporannya, ia mengaku dipukul menggunakan balok kayu hingga mengalami luka di wajah dan kehilangan tas berisi uang perusahaan Rp297 juta, laptop, telepon genggam, serta sejumlah barang berharga lainnya.
Total kerugian yang dilaporkan bahkan mencapai Rp343,49 juta.
Namun penyelidikan polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya, tas yang disebut dibawa kabur pelaku justru ditemukan di aliran Sungai Lae Renun dengan isi berupa laptop dan beberapa telepon genggam yang masih utuh.
"Kami menemukan tas milik pelapor di Sungai Lae Renun. Di dalamnya masih terdapat laptop dan beberapa handphone yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat perampokan," ujar Otniel.
Editor: Ismail