MEDAN, iNewsMedan.id - Peringatan Hari Kartini setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh hak yang setara, mulai dari bidang pendidikan, pekerjaan, hingga kesempatan berkarya.
Jika dahulu ruang gerak perempuan terbatas, kini perempuan Indonesia semakin berdaya dan mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri.
Fenomena ini terlihat nyata dalam pelayanan publik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan. Berdasarkan pantauan, semakin banyak pemohon perempuan yang mengurus paspor untuk berbagai keperluan, seperti menempuh pendidikan, perjalanan ibadah, hingga bekerja secara profesional di mancanegara.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa paspor bukan sekadar dokumen perjalanan, melainkan pintu bagi perempuan untuk meraih peluang yang lebih luas.
Melalui dokumen keimigrasian yang sah, perempuan memiliki akses untuk meningkatkan kompetensi, meniti karier, serta berkontribusi bagi perekonomian keluarga.
Salah seorang pemohon asal Medan, AF (25), mengaku tengah mengurus paspor untuk keperluan bekerja di luar negeri.
Ia menilai kesempatan ini merupakan langkah besar untuk membantu keluarga sekaligus mengembangkan potensi diri.
"Menurut saya, sekarang perempuan punya kesempatan lebih besar untuk berkembang. Saya membuat paspor karena ada rencana bekerja di luar negeri. Ternyata prosesnya tidak dipersulit selama dokumen lengkap dan tujuan bekerja jelas serta legal. Semoga ini menjadi jalan untuk masa depan yang lebih baik," ujar AF, Selasa (21/4/2026).
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
