Untuk tahap awal, Dinkes Sumut memetakan 52 puskesmas yang akan dikembangkan menjadi Puskesmas Rawat Inap Plus. Wilayah kepulauan seperti Nias masuk dalam daftar prioritas.
Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Riswandi Koto mengatakan, pengembangan ditargetkan mulai berjalan tahun depan.
“Data masih terus bergerak karena pemetaan kebutuhan daerah masih berlangsung. Tapi rencananya mulai kita jalankan tahun depan,” katanya.
Jika skema ini berjalan efektif, pemerintah berharap puskesmas tidak lagi hanya menjadi pintu masuk layanan kesehatan, tetapi juga penyangga utama yang menahan arus pasien sebelum menumpuk di rumah sakit.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
