WALHI Sumut Tuding Aktivitas 7 Perusahaan di Tapanuli Penyebab Bencana Ekologis

Ismail
foto citra satelit (2024) bukaan hutan tambang emas di kec Batang Toru, kabupaten Tapanuli Selatan. Foto: Istimewa

Atas kondisi tersebut, WALHI mendesak pemerintah untuk menghentikan seluruh aktivitas industri ekstraktif di kawasan Batang Toru, mengevaluasi dan mencabut izin pihak yang diindikasikan merusak, serta menindak tegas pelaku perusakan lingkungan. WALHI juga meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi serta melakukan evaluasi kawasan rawan bencana.

“Kami turut berduka atas bencana ekologis yang menimpa Sumatera Utara. Semoga para penyintas diberi kekuatan dan kebutuhan dasarnya segera terpenuhi. Kami tidak ingin bencana ini berulang. Negara harus bertindak dan menghukum para pelanggar,"tutup Rianda.



Editor : Ismail

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network