JAKARTA, iNewsMedan.id – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengambil langkah tegas terhadap korporasi yang diduga berkontribusi pada bencana hidrometeorologi di Sumatra, termasuk banjir Sumut.
Saat ini, sebanyak 68 perusahaan yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat berada dalam pengawasan ketat pemerintah terkait komitmen mereka dalam pelestarian lingkungan.
Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026), Hanif merinci sebaran perusahaan tersebut: 31 perusahaan berada di Aceh, 22 di Sumatra Barat, dan 15 di Sumatra Utara. Selain itu, terdapat 50 laporan tambahan yang sedang diproses untuk diverifikasi lapangan hingga pertengahan Februari mendatang.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
