get app
inews
Aa Text
Read Next : Wisuda 1.586 Mahasiswa, Rektor USU Ingatkan Tantangan Dunia Kerja

Riset USU-UKM Ungkap Masyarakat Belum Siap Hadapi Banjir

Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:48 WIB
header img
Dosen Universitas Sumatera Utara (USU), Destanul Aulia, memaparkan hasil observasi awal mengenai kerentanan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi banjir dalam forum kolaborasi riset Indonesia-Malaysia di Medan, Jumat (31/7/2026). Foto: Istimewa

Sementara itu, dosen Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Dr. Nor Diana Mohd. Idris, menjelaskan penelitian menggunakan pendekatan Livelihood Vulnerability Index (LVI) untuk mengukur tingkat kerentanan rumah tangga dalam menghadapi banjir maupun perubahan iklim.

Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya mengukur tingkat kerentanan, tetapi juga mengidentifikasi faktor penyebabnya sehingga kebijakan yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat.

"Tujuan akhirnya bukan sekadar mengetahui masyarakat rentan atau tidak, tetapi memahami mengapa mereka rentan sehingga kita dapat menyusun intervensi yang tepat sasaran," ujarnya.

Ia menegaskan setiap rekomendasi harus dibangun berdasarkan bukti ilmiah, bukan asumsi semata.

"Kita tidak boleh membuat intervensi hanya berdasarkan persepsi. Setelah tingkat kerentanan diukur melalui data kuantitatif, peneliti harus kembali berdiskusi dengan masyarakat untuk memastikan hasil pengukuran benar-benar menggambarkan kondisi yang mereka alami," katanya.

Melalui kolaborasi ini, hasil penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai publikasi akademik, tetapi menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan yang mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat di wilayah rawan banjir.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut