Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terbukti Melanggar Disiplin, Wali Kota Copot Camat Medan Timur dan Lurah Aur 
Advertisement . Scroll to see content

Ini Alasan Pemkot Medan Atur Lokasi Penjualan Daging Non-Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:14 WIB
  • author Jafar Sembiring
Ini Alasan Pemkot Medan Atur Lokasi Penjualan Daging Non-Halal
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan, M. Sofyan, menjelaskan bahwa pemerintah menjamin hak warga untuk berdagang komoditas non-halal. (Foto: Dok. Pemkot Medan).

Sebagai bentuk solusi dan dukungan bagi pedagang, Pemko Medan telah menyiapkan lokasi berjualan khusus yang representatif di Pasar Petisah dan Pasar Sambu. Tak tanggung-tanggung, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan retribusi.

"Fasilitas pembebasan retribusi diberikan selama satu tahun, dan sedang kami usulkan untuk menjadi dua tahun agar pedagang lebih nyaman menempati lokasi yang telah disiapkan pengelola pasar," tambah Sofyan.

Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menekankan bahwa aturan larangan berjualan di badan jalan, trotoar, dan drainase berlaku untuk seluruh pedagang tanpa terkecuali, bukan hanya penjual daging non-halal.

Hal penting lainnya dalam edaran ini adalah kewajiban labelisasi produk. Langkah ini bertujuan agar konsumen mendapatkan informasi yang jelas tentang produk yang dibeli, serupa dengan praktik yang sudah lazim di hotel dan restoran.

"Tidak ada larangan lokasi secara khusus selama pedagang mematuhi aturan dan mencantumkan labelisasi. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan pembelian oleh masyarakat," jelas Citra.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut