Kisah Bagus Sujiwo, Berkarya di Warintil Official dan Menyukai Dunia Tata Rias

"Awalnya aku kenal almarhum Rita, lalu kita mulai dapat penghasilan di sana. Kemudian, mulai masuk itu endorsement ke luar kota," cerita pria kelahiran 1993 tersebut.
Dengan banyaknya endorsement dari luar kota, ia pun meninggalkan live selama tiga bulan. Hal ini berimbas dengan jumlah penonton yang menurun drastis saat ia kembali melakukan live. Maka itu, ia akhirnya mencari pekerjaan baru di salah satu travel agent di Medan.
"Sehingga live-nya itu ditinggal tiga bulan. Pas balik udah gak ada yang nonton, karena itu sempat landai, aku mulai kerja di salah satu travel agent," sebutnya.
Tidak lama setelah bergabung, ia dihadapkan dengan kenyataan pahit. Adanya pandemik Covid-19 yang membuat bisnis travel tutup. Akhirnya ia harus menyambung hidup dengan uang darurat.
"Kemudian masuk masa Covid-19, penerbangan kan gak ada. Jadi kita kumpul dan musyawarah untuk buat sitkom Warintil, kita coba awalnya syuting di Mabar," kenangnya.
Editor : Jafar Sembiring