Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Populasi Bilo Menyusut 42 Persen, Mentawai Hadapi Darurat Ekologi
Advertisement . Scroll to see content

Pulihkan Hutan Adat, GJI Distribusikan 10.000 Bibit Kemenyan di Sumut

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:12 WIB
  • author Jafar Sembiring
Pulihkan Hutan Adat, GJI Distribusikan 10.000 Bibit Kemenyan di Sumut
Yayasan GJI mendistribusikan sedikitnya 10.000 bibit Kemenyan untuk masyarakat adat di tiga Kabupaten di Sumut. Foto: Istimewa.

TAPUT, iNewsMedan.id - Yayasan Green Justice Indonesia (GJI) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung hak-hak masyarakat adat. Sepanjang tahun 2026, lembaga swadaya masyarakat ini telah mendistribusikan sedikitnya 10.000 bibit kemenyan kepada sejumlah komunitas masyarakat adat yang tersebar di tiga kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Tapanuli Utara, Toba, dan Simalungun.

Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk merehabilitasi kawasan hutan adat yang mengalami kerusakan, sekaligus memperkuat peran masyarakat lokal dalam mengelola dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam di wilayah mereka.

Bibit yang disalurkan bukan sembarang bibit, melainkan varietas lokal yang memiliki nilai historis, ekonomi, dan ekologis yang tinggi bagi masyarakat setempat. Terdapat tiga varietas kemenyan yang didistribusikan, antara lain, Kemenyan Toba, Kemenyan Durame dan Kemenyan Bulu.

Seluruh bibit ini diserahkan langsung kepada kelompok masyarakat adat yang selama ini aktif dalam pengelolaan dan pemulihan kawasan hutan di wilayahnya masing-masing.

Upaya penanaman kembali (replanting) ini menjadi sangat krusial mengingat wilayah-wilayah adat tersebut mengalami degradasi yang cukup parah akibat bencana ekologis dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran pohon kemenyan diharapkan mampu mengembalikan fungsi alami hutan, melindungi sumber mata air, mencegah erosi, dan memperkuat ketahanan lanskap terhadap perubahan iklim.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut