Eka mengatakan, hingga saat ini keluarga belum menerima klarifikasi ataupun permohonan maaf dari pihak yang bersangkutan.
Keluarga juga mendapat informasi bahwa orang tua anak tersebut diduga berprofesi sebagai aparat penegak hukum. Namun, informasi itu masih perlu diverifikasi.
"Kami berharap persoalan ini dapat disikapi dengan itikad baik dan tanggung jawab," katanya.
Meski demikian, Eka menegaskan keluarga tidak bermaksud menghakimi anak yang diduga membuat video tersebut. Namun, pihaknya akan mengambil langkah yang dianggap perlu untuk menjaga nama baik AH Nasution.
"Kami akan melakukan tindakan yang sepatutnya dilakukan, untuk menjaga nama baik seorang Pahlawan Bangsa Jenderal Besar Dr. A. H. Nasution yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara sebagai kusuma bangsa," tegasnya.
Eka menyebut penghormatan terhadap AH Nasution dan Kapten Pierre Tendean bukan semata-mata persoalan keluarga. Keduanya merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa yang patut dihormati.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
