Selain pemahaman kebangsaan, Sofyan mendorong lulusan SMK agar tidak berhenti mengembangkan pendidikan setelah memperoleh pekerjaan. Menurutnya, kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetap terbuka meskipun sudah bekerja.
“Dengan demikian, lulusan SMK bisa lebih mandiri karena bisa kuliah sambil bekerja,” ujar Anggota Komisi X DPR RI tersebut.
Sementara itu, Kepala SMK Sultan Iskandar Muda, Adri Hermawan SPdi MPsi, mengatakan keterampilan sesuai bidang keahlian bukan satu-satunya modal bagi siswa untuk memasuki dunia kerja.
Disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama juga harus dimiliki agar lulusan mampu beradaptasi dan bersaing di dunia kerja.
Adri turut menekankan pentingnya toleransi dalam menjaga keberagaman. Menurutnya, siswa harus terbiasa menghargai perbedaan agama, suku, budaya, maupun pandangan.
Nilai toleransi dan disiplin, lanjutnya, tidak cukup hanya dipelajari sebagai teori, tetapi harus tumbuh menjadi karakter yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sarasehan tersebut juga diisi dialog dan tanya jawab antara narasumber dengan peserta. Hadir dalam kegiatan itu Anggota Dewan Pembina YPSIM Felix Iskandar Harjatanaya BSc (Hons) MSc, Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto SE MPsi, Lisnawati Ginting SH MH, dan Pandapotan Tamba SH MH.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
