Buntut Dugaan Pemukulan Siswa SD di Medan, Kepala Sekolah Bakal Dijatuhi SP

Junaidin Zai
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Mujiono. Foto: iNewsMedan/Junaidin Zai.

Dilain sisi, Adiana, selaku Kepala sekolah, memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa bermula ketika DAL yang mengajar pelajaran Bahasa Inggris memasuki kelas 5C untuk menanyakan tugas yang belum dikerjakan siswa.

Menurut Adiana, tugas tersebut telah diberikan sekitar dua pekan sebelumnya tetapi belum diselesaikan oleh sejumlah siswa. Ia kemudian memberikan hukuman berupa gerakan fisik atau squat jump.

Adiana membantah bahwa tindakan guru tersebut merupakan penganiayaan. Menurut dia, guru bermaksud memberikan teguran kepada siswa.

"Hari Kamis lalu guru Bahasa Inggris masuk ke ruang kelas 5C menanyakan mana tugasnya. Sudah dua minggu tidak selesai-selesai, disuruh pompa (squat jump) itu saja," kata Adiana.

Adiana membantah bahwa tindakan guru tersebut merupakan penganiayaan. Menurut dia, guru bermaksud memberikan teguran kepada siswa.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network