Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang membuka acara secara virtual menilai industri farmasi tengah memasuki era baru yang didominasi teknologi bioteknologi. Kondisi tersebut menuntut apoteker terus meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.
"Mari kita bangun industri obat yang baik, yang sehat, yang maju, yang modern sehingga masyarakat Indonesia semakin sehat, lebih sedikit yang sakit," ujar Budi.
Ia juga mengingatkan bahaya resistensi antimikroba akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional.
"Saya sangat takut jangan sampai generasi muda sesudah kita menjadi resisten terhadap antibiotik. Begitu ada penyakit infeksi, mereka tidak bisa kita selamatkan," katanya.
Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Wakil Gubernur Surya menyebut penyelenggaraan PIT IAI di Medan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.
"Kami berharap pertemuan ilmiah ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi menjadi ruang lahirnya inovasi, kolaborasi, dan rekomendasi kebijakan yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan Indonesia," ujar Surya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
