Lebih lanjut, KSAD menginstruksikan kepada seluruh jajaran komando kewilayahan, mulai dari tingkat Kodam, Korem, Kodim, hingga Babinsa di desa-desa, untuk selalu peka terhadap situasi keamanan di wilayah masing-masing. Kehadiran fisik prajurit di titik-titik rawan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Baca Juga:
KSAD mengingatkan bahwa esensi tertinggi dari kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kemampuan prajurit untuk hadir sebagai solusi di saat masyarakat membutuhkan rasa aman. Ketika malam hari atau di lokasi sepi yang rawan aksi pembegalan, patroli dan kesiapsiagaan tentara dinilai sangat efektif membantu menjaga kondusivitas.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
