Saat kembali ke lokasi, korban ditemukan sudah terkapar dengan darah keluar dari telinga dan bagian belakang kepala. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit PHC Belawan, namun meninggal dunia saat menjalani penanganan medis.
Menerima laporan kejadian, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tim gabungan dipimpin langsung Kasat Reskrim bersama Kasat Narkoba AKP A.R. Riza menyisir sejumlah lokasi hingga akhirnya menemukan keberadaan tersangka.
MS ditangkap di rumah mertuanya. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit sepeda motor dan pakaian yang digunakan saat kejadian.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui aksinya dilakukan bersama seorang rekannya yang kini masih diburu.
“Motif sementara karena tersangka tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat berpapasan,” ujar Agus.
Kini, di usia yang masih belia, MS harus berhadapan dengan proses hukum. Sementara polisi masih mengejar satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penganiayaan maut tersebut.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
