MEDAN, iNewsMedan.id - BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Daerah se-Sumatera Utara menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) atas pelaksanaan program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Medan, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan ini bertujuan mencegah timbulnya kemiskinan baru maupun kemiskinan ekstrem melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Sumatra Utara.
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah IV, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Paudah, memaparkan angka realisasi dan target UCJ Provinsi Sumatra Utara tahun 2026. Hingga Mei 2026, realisasi UCJ di Sumatra Utara tercatat sebesar 32,15% dari target 49,25%.
Paudah menekankan pentingnya percepatan realisasi UCJ. Menurutnya, negara melalui BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk mengantisipasi risiko sosial dan mencegah kemiskinan baru melalui manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.
"Kami berkumpul untuk memastikan semakin banyak tenaga kerja di Sumatra Utara yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," ujar Paudah. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sibolga yang mencapai realisasi UCJ tertinggi pada Mei 2026, yakni sebesar 67,48%.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
