MEDAN, iNewsMedan.id– Tren bedah plastik terus mengalami peningkatan seiring perubahan cara pandang masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Prosedur ini tidak lagi semata soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan fungsi tubuh dan kepercayaan diri.
Dokter Spesialis Bedah Plastik, Rekonstruksi, dan Estetik RS Siloam TB Simatupang, dr Amira Danila, Sp.B.P.R.E, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membuat berbagai prosedur kini lebih aman dan memberikan hasil yang lebih alami.
“Kami melihat banyak pasien datang bukan hanya untuk estetika, tetapi juga karena kebutuhan fungsional, seperti kelopak mata yang menurun hingga mengganggu penglihatan atau bekas luka yang mengganggu aktivitas,” ujar Amira, Sabtu, 18 April 2026.
Menurutnya, sejumlah prosedur yang kini banyak diminati antara lain blepharoplasty atau operasi kelopak mata, liposuction untuk mengurangi lemak di area tertentu, hingga penanganan jaringan parut seperti keloid dan parut hipertrofik.
Ia menegaskan, meskipun tergolong prosedur yang semakin umum, bedah plastik tetap membutuhkan standar medis yang ketat. Pemeriksaan menyeluruh sebelum tindakan menjadi hal wajib, terutama bagi pasien dengan kondisi tertentu seperti hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung.
“Pasien dengan penyakit penyerta tetap bisa menjalani prosedur, tetapi harus melalui tahapan pra-operasi yang lengkap dan melibatkan berbagai dokter spesialis agar aman,” katanya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
