Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua OSIS SMA Methodist 6 Medan, Kevin, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai aturan perjalanan internasional.
Menurutnya, pemahaman mengenai legalitas proses keberangkatan sangat penting bagi generasi muda.
“Kegiatan ini membuka perspektif baru bagi kami. Ternyata ke luar negeri itu tidak sesederhana punya paspor saja, ada prosedur yang harus dipatuhi supaya perjalanan kita tetap aman,” ungkap Kevin.
Senada dengan hal itu, Abdon Purba selaku perwakilan guru mengapresiasi inisiatif Imigrasi Medan.
Ia menilai edukasi mengenai TPPO sangat relevan mengingat pelajar merupakan usia yang rentan terhadap pengaruh eksternal.
"Edukasi tentang TPPO sangat relevan bagi pelajar di usia mereka. Ini adalah langkah nyata untuk melindungi siswa dari pengaruh eksternal dan iming-iming yang merugikan masa depan mereka," tutur Abdon.
Melalui kegiatan ini, Imigrasi Medan berkomitmen untuk terus melakukan edukasi secara berkelanjutan guna membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga legalitas dan keamanan saat melakukan perjalanan antarnegara.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
