Keberhasilan ini, menurut Sugiat, tidak lepas dari peran aktif jajaran di daerah, termasuk kolaborasi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Sinergi antara Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah dalam pertukaran data dan pengamanan pintu masuk ini terbukti mampu meminimalisir celah bagi tindak kejahatan terorganisir, termasuk penyelundupan barang terlarang," tambah Sugiat.
Sugiat menyebutkan bahwa langkah kementerian di bawah kepemimpinan Agus Andrianto menunjukkan komitmen nyata dalam reformasi hukum. Sebagai pimpinan Komisi XIII yang membidangi reformasi regulasi dan hak asasi manusia, Sugiat menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal kebijakan Kementerian Imipas.
Ia berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, yang didukung oleh soliditas jajaran di tingkat wilayah, dapat mempercepat penyelesaian masalah klasik di Lapas, mulai dari pembenahan sarana prasarana hingga penguatan integritas penjaga tahanan.
"Ini adalah awal yang baik. Kami di DPR akan terus memberikan dukungan, baik dari sisi pengawasan maupun anggaran, agar transformasi di tubuh Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya melalui penguatan kinerja di tingkat wilayah, bisa berjalan maksimal demi pelayanan publik yang lebih baik," tutupnya.
Editor : Chris
Artikel Terkait
