Cegah Kekeringan di Danau Toba, Teknologi Modifikasi Cuaca Mulai Diterapkan

Robert Fernando H Siregar
Pesawat Cessna tebar garam (NaCl) dan CaO secara presisi dalam Operasi Modifikasi Cuaca guna jaga ketersediaan air di Danau Toba, Kamis (9/4/2026). (Foto: BMKG)

TAPANULI UTARA, iNewsMedan.id - Guna mengantisipasi kemarau panjang, Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan PT Inalum bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). 

Kegiatan ini berpusat di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang dimulai pada Kamis (9/4/2026) di Stasiun BMKG Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Edison Kurniawan, menerangkan bahwa PJT I selaku pengelola Wilayah Sungai Toba Asahan mengambil langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air.

OMC direncanakan berlangsung selama 25 hari ke depan guna memastikan stabilitas elevasi air di danau vulkanik tersebut.

Langkah preventif ini diambil menyusul prediksi musim kemarau yang diperkirakan datang lebih awal. 

Tujuannya adalah menjamin ketersediaan air baku untuk berbagai sektor, mulai dari irigasi pertanian demi ketahanan pangan, kebutuhan PDAM, industri, hingga operasional PLTA sebagai penopang ketahanan energi nasional. 

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network