Cegah Kekeringan di Danau Toba, Teknologi Modifikasi Cuaca Mulai Diterapkan

Robert Fernando H Siregar
Pesawat Cessna tebar garam (NaCl) dan CaO secara presisi dalam Operasi Modifikasi Cuaca guna jaga ketersediaan air di Danau Toba, Kamis (9/4/2026). (Foto: BMKG)

Bahan semai yang digunakan adalah bubuk higroskopis berupa natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO). 

CaO berfungsi mengarahkan pertumbuhan awan agar fokus di area DTA Danau Toba, sementara NaCl berperan mempercepat proses terjadinya hujan.

Edison menambahkan bahwa bulan April merupakan waktu yang paling ideal untuk melaksanakan operasi ini karena potensi awan hujan masih tersedia sebelum memasuki puncak kemarau pada Mei 2026.

"Target operasi adalah meningkatkan intensitas curah hujan guna menambah cadangan air (storage) dan menanggulangi defisit air. Seluruh proses telah melalui kajian risiko yang komprehensif dan dievaluasi secara harian untuk memastikan kelancaran operasional serta meminimalkan dampak lingkungan," pungkasnya.

Editor : Jafar Sembiring

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network