MEDAN, iNewsMedan.id - Memasuki pekan kedua Ramadan, fenomena "kemajuan" saf di masjid-masjid sering kali menjadi pemandangan yang umum. Setelah antusiasme yang meluap pada malam-malam awal, rasa lelah fisik dan kejenuhan rutinitas biasanya mulai menguji konsistensi jamaah dalam melaksanakan salat tarawih.
Agar ibadah tetap terjaga dan tidak kendor di tengah jalan, berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
1. Atur Porsi Makan Saat Berbuka
Musuh terbesar saat salat tarawih adalah rasa kantuk dan tubuh yang terasa berat. Hal ini biasanya disebabkan oleh porsi makan yang berlebihan saat berbuka puasa. Cobalah untuk berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu dan tunda makan besar hingga setelah salat tarawih. Perut yang tidak terlalu penuh akan membuat tubuh lebih lincah dan konsentrasi tetap terjaga selama salat.
2. Variasi Lokasi Beribadah
Rasa jenuh bisa muncul jika kita terus-menerus beribadah di lingkungan yang sama. Mencoba salat tarawih di masjid yang berbeda dapat memberikan suasana baru. Mendengar lantunan ayat suci dari imam yang berbeda atau merasakan atmosfer arsitektur masjid yang unik dapat memicu kembali antusiasme yang sempat menurun.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
