Veritas Institut: Narasi Ferry Irwandi soal Pelecehan Seksual Berisiko Lukai Korban Bencana Sumatera

Vitrianda Hilba Siregar
Direktur Eksekutif Veritas Institut, Aldi Tahir. Foto: Dok

Ia menilai, ruang digital seharusnya digunakan untuk menguatkan solidaritas dan edukasi publik, bukan untuk menyebarkan cerita sepihak yang belum tentu benar. Apalagi, lanjut Aldi, masyarakat di wilayah bencana sedang berada dalam kondisi rentan, baik secara fisik maupun psikologis.

“Dalam situasi bencana, yang dibutuhkan masyarakat adalah ketenangan, informasi yang akurat, serta edukasi yang membangun. Bukan narasi yang bisa memicu ketakutan, stigma, dan kecurigaan,” katanya.

Aldi menegaskan, jika memang terdapat dugaan tindak pidana, termasuk kekerasan seksual, jalur yang benar adalah melaporkannya kepada aparat penegak hukum agar dapat ditangani secara profesional dan berpihak pada korban.

“Negara memiliki mekanisme hukum untuk menangani kasus-kasus seperti ini. Melapor ke aparat jauh lebih tepat daripada menyebarkannya lebih dulu ke publik dengan narasi yang belum teruji kebenarannya,” ujarnya.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network