Sedekah Tak Harus Uang, Siswa Batu Bara Bantu Teman Pakai Sampah
Program Sedekah Sampah melibatkan 248 siswa dari total 406 siswa MIS Al Mukhlisin, yang berasal dari sembilan kelas tingkat 3 hingga 6.
Dalam pelaksanaannya, para siswa mengumpulkan sampah anorganik, seperti botol plastik, kaleng, dan kardus bekas, melalui tempat pengumpulan yang tersedia di setiap kelas.
Petugas Bank Sampah Berseri kemudian melakukan penimbangan setiap hari Rabu dan Sabtu sebelum sampah dibawa ke bank sampah untuk dijual.
Melalui kegiatan ini, pengumpulan sampah ditargetkan mencapai 35 kilogram setiap bulan. Hasil penjualannya akan digunakan untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa yatim di MIS Al Mukhlisin.
Pembina Bank Sampah Berseri, Dedi Syahputra, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun kesadaran lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di kalangan siswa sejak dini.
“Sedekah sampah ini harapannya dapat menumbuhkan kesadaran anak-anak bahwa sedekah itu tidak harus berupa uang. Mereka bisa membantu sesama kawannya dan bertanggung jawab atas sampahnya,” ujar Dedi.
Editor: Jafar Sembiring