Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jurnalis Senior Sumut Eddy Iriawan Bedah Citra Polri dalam Buku, Ini Model yang Ditawarkannya
Advertisement . Scroll to see content

Usut Korupsi Tata Kelola Batu Bara, GP Al Washliyah DKI Dukung Penuh Langkah Tegas Polri

Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:41 WIB
  • author Jafar
Usut Korupsi Tata Kelola Batu Bara, GP Al Washliyah DKI Dukung Penuh Langkah Tegas Polri
Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar. Foto: Istimewa.

JAKARTA, iNewsMedan.id - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GP Al Washliyah) Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi besar.

Apresiasi ini ditujukan kepada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya yang bergerak cepat melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam tata kelola batu bara. Langkah ini diperkuat dengan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di wilayah Jakarta baru-baru ini.

Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa upaya hukum yang dilakukan oleh Polri merupakan bentuk komitmen nyata dalam membersihkan institusi dan sektor strategis dari praktik rasuah. Menurutnya, korupsi di sektor tata kelola komoditas seperti batu bara sangat merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan nasional.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada kepolisian, dalam hal ini Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya, yang bergerak cepat mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara beserta dugaan tindak pidana pencucian uang. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu agar mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat," ujar Dedi Siregar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Dedi menambahkan, tindakan penyidik yang langsung melakukan penggeledahan di berbagai titik krusial menunjukkan keseriusan Polri. Aparat dinilai tidak sekadar mengumpulkan informasi, tetapi bergerak taktis mengembangkan alat bukti demi menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab ke ranah hukum.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut