Kirim Narkoba Lewat Paket Ekspedisi, Dua Pria di Medan Labuhan Diringkus
Modus Operandi Menggunakan Jasa Ekspedisi
Para pelaku diketahui merupakan pemasok narkoba ke berbagai daerah di Indonesia. Mereka kerap memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman paket dengan menyamarkan narkoba seolah-olah berisi barang elektronik atau suku cadang (spare part) kendaraan.
“Modus operandi pelaku adalah mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah atau antarpulau dengan mencantumkan keterangan bahwa paket tersebut berisi barang elektronik atau suku cadang. Untuk menyamarkan berat narkoba agar sesuai dengan barang yang dicantumkan, pelaku memasukkan batu ke dalam kemasan,” tambah Rafli.
Praktik bisnis haram ini telah dijalankan para pelaku selama satu tahun terakhir. Dalam satu bulan, mereka biasa melakukan pengiriman hingga 10 kali, dengan tujuan terbanyak ke wilayah Indonesia Timur.
Polisi Buru Pemasok Utama
Saat ini, pihak kepolisian sedang mengejar satu pelaku lainnya yang berperan sebagai pemasuk utama (supplier) narkoba kepada kedua tersangka. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran jaringan antarpulau tersebut.
“Bagaimanapun cara pelaku berkamuflase, kami pastikan akan menemukan cara untuk mengungkapnya,” tegas Rafli.
Editor : Jafar Sembiring