get app
inews
Aa Text
Read Next : Forum Ilmiah Terbesar Dokter Bedah Indonesia Resmi Digelar di Medan, Intip Agenda Lengkapnya!

Massa Adang Kendaraan Polisi di Medan, Paksa Bunyikan Klakson Tanda Protes Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:41 WIB
header img
Massa menghentikan iring-iringan kendaraan kepolisian, termasuk kendaraan milik Brimob dan meriam air, lalu meminta petugas membunyikan klakson sebagai simbol kemarahan terhadap pemerintah. Foto: iNews Medan

Koordinator aksi, Dirga, mengatakan bunyi klakson dipilih sebagai simbol perlawanan dan saluran kekecewaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin berat.

“Kita sadar, kita semua sama-sama sadar bahwa hari ini bukan cuma kami-kami saja yang marah, tapi hampir semua lapisan masyarakat marah. Dengan mulai bagaimana rupiah yang tidak kunjung membaik, kemudian juga harga Pertamax yang semakin mahal. Kita paham, kita sadar bahwa hampir semua orang di negara ini marah. Bagaimana caranya agar kita bisa merangkul semua kemarahan, kita mengajak mereka membunyikan kelakson,” ujarnya.

Selain menyuarakan persoalan ekonomi, massa juga membawa tuntutan politik. Mereka menilai sejumlah kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada rakyat dan meminta perubahan arah kebijakan nasional.

“Tuntutan-tuntutan mengenai ekonomi, bagaimana penguatan rupiah, kami menuntut, bagaimana harga BBM bisa dikembalikan lagi,” kata Dirga.

AKBAR Sumut juga mendesak pemerintah menghentikan program-program yang mereka anggap membebani keuangan negara, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menjelang akhir aksi, suasana sempat memanas ketika massa menghadang rombongan kendaraan kepolisian yang melintas di kawasan Kesawan. Beberapa kendaraan taktis, termasuk armada meriam air Brimob, diminta berhenti dan membunyikan klakson. Namun ketegangan berlangsung singkat dan rombongan polisi akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan. 

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut