get app
inews
Aa Text
Read Next : Forum Ilmiah Terbesar Dokter Bedah Indonesia Resmi Digelar di Medan, Intip Agenda Lengkapnya!

Massa Adang Kendaraan Polisi di Medan, Paksa Bunyikan Klakson Tanda Protes Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:41 WIB
header img
Massa menghentikan iring-iringan kendaraan kepolisian, termasuk kendaraan milik Brimob dan meriam air, lalu meminta petugas membunyikan klakson sebagai simbol kemarahan terhadap pemerintah. Foto: iNews Medan

MEDAN, iNewsMedan.id- Aksi unjuk rasa Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara di pusat Kota Medan, Kamis (18/6), diwarnai momen tak biasa. Massa menghentikan iring-iringan kendaraan kepolisian, termasuk kendaraan milik Brimob dan meriam air, lalu meminta petugas membunyikan klakson sebagai simbol kemarahan terhadap pemerintah.

Aksi yang diikuti lebih dari 30 orang itu berlangsung di sejumlah titik di kawasan pusat kota. Berbeda dengan demonstrasi pada umumnya, massa AKBAR tidak menutup akses jalan. Mereka justru membuka ruang bagi pengendara untuk melintas dan mengajak masyarakat mengekspresikan kekecewaan melalui bunyi klakson.

Dari simpang Jalan Raden Saleh–Balai Kota, massa bergerak ke kawasan Kesawan hingga perempatan London Sumatra (Lonsum). Di lokasi itu, mereka membentangkan poster bertuliskan ajakan kepada pengendara untuk membunyikan klakson.

“Bunyikan klakson jika marah dengan pemerintah,” teriak orator melalui pengeras suara.

Ajakan itu mendapat respons dari sejumlah pengendara yang melintas. Suara klakson bersahut-sahutan terdengar di sepanjang jalur aksi. Beberapa pengendara bahkan memberikan acungan jempol kepada massa.

Koordinator aksi, Dirga, mengatakan bunyi klakson dipilih sebagai simbol perlawanan dan saluran kekecewaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin berat.

“Kita sadar, kita semua sama-sama sadar bahwa hari ini bukan cuma kami-kami saja yang marah, tapi hampir semua lapisan masyarakat marah. Dengan mulai bagaimana rupiah yang tidak kunjung membaik, kemudian juga harga Pertamax yang semakin mahal. Kita paham, kita sadar bahwa hampir semua orang di negara ini marah. Bagaimana caranya agar kita bisa merangkul semua kemarahan, kita mengajak mereka membunyikan kelakson,” ujarnya.

Selain menyuarakan persoalan ekonomi, massa juga membawa tuntutan politik. Mereka menilai sejumlah kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada rakyat dan meminta perubahan arah kebijakan nasional.

“Tuntutan-tuntutan mengenai ekonomi, bagaimana penguatan rupiah, kami menuntut, bagaimana harga BBM bisa dikembalikan lagi,” kata Dirga.

AKBAR Sumut juga mendesak pemerintah menghentikan program-program yang mereka anggap membebani keuangan negara, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menjelang akhir aksi, suasana sempat memanas ketika massa menghadang rombongan kendaraan kepolisian yang melintas di kawasan Kesawan. Beberapa kendaraan taktis, termasuk armada meriam air Brimob, diminta berhenti dan membunyikan klakson. Namun ketegangan berlangsung singkat dan rombongan polisi akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan. 

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut