Viral Ibu Bersujud di Depan Baliho Bobby, Gubernur Ungkap Penyebab Sebenarnya
Bobby mengaku sempat bertemu langsung dengan Nurmian setelah video tersebut viral. Menurutnya, saat itu keluarga pasien belum mengetahui bahwa bantuan telah disiapkan pemerintah.
"Ternyata beliau masih datang ke rumah karena belum mendapat informasi. Saya sampaikan bahwa persoalannya sudah selesai, tidak perlu menangis lagi karena sudah ditangani," ujarnya.
Di balik polemik biaya pengobatan yang mencapai ratusan juta rupiah itu, Bobby justru menyoroti proses rujukan pasien yang dinilainya bermasalah.
Berdasarkan hasil penelusuran Dinas Kesehatan Sumut, anak Nurmian sebelumnya dirawat di RS Pertamina Pangkalan Brandan akibat luka tusuk. Karena membutuhkan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular, pasien kemudian dirujuk ke RS Mitra Medika Premiere Medan.
Persoalannya, rumah sakit tersebut tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga seluruh biaya perawatan menjadi tanggungan keluarga pasien.
"Saya bukan membela siapa pun, tapi yang menjadi pertanyaan kenapa pasien dirujuk ke rumah sakit yang tidak melayani BPJS. Yang salah bukan pasiennya, tapi proses rujukannya. Itu yang sedang kami cek," tegas Bobby.
Menurut Bobby, Sumatera Utara memiliki sejumlah rumah sakit pemerintah maupun swasta yang melayani BPJS dan memiliki fasilitas serta tenaga medis yang memadai.
"Nanti akan kita lihat kenapa dirujuk ke rumah sakit itu. Kita punya RSUP Adam Malik, ada rumah sakit daerah dan rumah sakit swasta lain yang melayani BPJS. Ini menjadi catatan yang harus dievaluasi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menjelaskan bahwa sebelum operasi dilakukan, keluarga pasien telah menandatangani persetujuan tindakan medis dengan estimasi biaya sekitar Rp147 juta.
Editor : Ismail