Sindikat Prostitusi Online Anak Digerebek di Medan, Empat Orang Diciduk
Dari hasil pemeriksaan, praktik tersebut telah berjalan sekitar enam bulan. Polisi juga mengungkap para korban bisa melayani hingga lima pria dalam sehari.
“Mereka berpindah-pindah hotel untuk menghindari kecurigaan,” katanya.
Tak hanya itu, polisi mengungkap latar belakang kedua korban yang berasal dari keluarga broken home dan putus sekolah. Orang tua mereka diketahui bekerja di Malaysia sehingga korban tinggal bersama neneknya di Deli Serdang.
AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik prostitusi online tersebut, termasuk dugaan adanya pemasok pelanggan dan perekrut tambahan di luar empat tersangka yang telah diamankan.
Menurutnya, pola operasi para pelaku cukup rapi. Mereka berpindah-pindah hotel setiap hari agar aktivitasnya tidak mudah terdeteksi aparat maupun masyarakat sekitar.
“Jadi mereka tidak menetap di satu hotel. Hari ini di sini, besok pindah lagi. Itu cara mereka menghindari pengawasan,” ujarnya.
Selain mengamankan para tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, akun MiChat yang digunakan menawarkan korban, serta percakapan transaksi dengan pelanggan.
Editor : Ismail