Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imigrasi Sumut dan Kejati Tegakkan Hukum Keimigrasian, Perkuat Pengawasan Orang Asing
Advertisement . Scroll to see content

Kejati Sumut Tetapkan Eks Kepala KSOP Belawan Tersangka Korupsi PNBP

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:17 WIB
  • author Ismail
Kejati Sumut Tetapkan Eks Kepala KSOP Belawan Tersangka Korupsi PNBP
Petugas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggiring tersangka RVL, mantan Kepala KSOP Belawan, usai ditetapkan dalam kasus dugaan korupsi PNBP jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Belawan, Medan, Kamis (26/3/2026). Foto: Istimewa 

Dari data Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tahun 2023 hingga 2024, terdapat kapal-kapal dengan tonase di atas GT 500 yang seharusnya masuk dalam perhitungan PNBP, tetapi tidak tercatat dalam data rekonsiliasi.

“Data kapal yang memenuhi kewajiban jasa pandu tunda tidak seluruhnya masuk dalam rekonsiliasi yang ditandatangani para tersangka, termasuk RVL saat menjabat Kepala KSOP,” ungkap Rizaldi.

Akibatnya, negara diduga mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Meski begitu, angka pasti kerugian masih dalam proses penghitungan bersama lembaga terkait.

“Kerugian negara dari sektor PNBP diperkirakan mencapai miliaran rupiah dan saat ini masih dilakukan pendalaman,” katanya.

Atas perbuatannya, RVL dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 junto Pasal 18 UU Tipikor, serta ketentuan dalam KUHP terbaru.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, RVL langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, berdasarkan surat perintah penahanan yang ditandatangani Kepala Kejati Sumut tertanggal 26 Maret 2026.

Rizaldi menegaskan, penyidikan belum berhenti dan masih terbuka kemungkinan adanya tersangka lain.

“Kami akan terus mengembangkan perkara ini. Jika ditemukan keterlibatan pihak lain, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut