Tips Hubungan Intim Suami-Istri yang Sehat di Bulan Ramadhan Ditinjau Sisi Syariat dan Medis
MEDAN, iNewsMedan.id - Menjaga keharmonisan rumah tangga di bulan suci Ramadhan 2026 tetap penting dilakukan. Namun, ada aturan main yang perlu dipahami agar ibadah tetap terjaga dan kesehatan fisik tetap prima serta hubungan suami istri tetap terjaga. Berikut adalah 10 hal penting yang perlu Anda ketahui dirangkum dari berbagai sumber.
1. Sanksi Berat Berhubungan di Siang Hari
Melakukan hubungan intim di siang hari saat berpuasa adalah pelanggaran serius. Pelanggarnya wajib membayar kafarah (denda) yang berat: pertama, memerdekakan budak (sulit ditemukan saat ini); jika tidak mampu, wajib berpuasa 2 bulan (60 hari) berturut-turut tanpa putus. Jika terputus satu hari saja, maka hitungan harus diulang dari awal. Pilihan terakhir, jika fisik benar-benar tidak mampu berpuasa, barulah memberi makan 60 orang miskin. Dalam hal ini, kedua pihak batal puasanya, namun kewajiban membayar kafarah umumnya dibebankan kepada suami.
2. Pengecualian Saat Safar
Bagi pasangan suami-istri yang sedang dalam perjalanan jauh (safar) dan memutuskan untuk tidak berpuasa (mengambil rukhsah), mereka diperbolehkan berhubungan badan di siang hari Ramadhan.
3. Masih Junub Saat Subuh Tetap Sah
Jika Anda baru sempat mandi wajib setelah waktu Subuh tiba, jangan khawatir. Puasa Anda tetap dinyatakan sah secara syariat, meskipun tetap dianjurkan untuk segera mandi agar bisa melaksanakan salat Subuh tepat waktu.
4. Berhenti Seketika Saat Azan Subuh
Jika sedang berhubungan di waktu sahur lalu terdengar azan Subuh, aktivitas tersebut wajib segera dihentikan saat itu juga. Jika langsung berhenti, puasa hari itu tetap dianggap sah.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta