Tips Hubungan Intim Suami-Istri yang Sehat di Bulan Ramadhan Ditinjau Sisi Syariat dan Medis
5. Batasan Mencumbu Istri
Suami diperbolehkan mencumbu istri di siang hari asalkan memiliki kontrol diri yang kuat agar tidak berlanjut ke hubungan seksual. Jika keluar cairan madzi tanpa sengaja, puasa tetap sah menurut pendapat terkuat. Namun, bagi yang merasa sulit menahan diri, sebaiknya hindari hal ini demi keamanan puasa.
6. Kebutuhan Primer yang Menyehatkan
Secara medis, hubungan suami-istri adalah kebutuhan biologis yang menyehatkan. Aktivitas ini membantu menjaga keseimbangan mental, mengurangi stres, dan meningkatkan kebahagiaan pasangan selama menjalani bulan puasa.
7. Tidak Perlu Puasa Total Berhubungan Selama Sebulan
Sangat tidak dianjurkan untuk menghentikan total hubungan intim selama satu bulan penuh. Hal ini justru bisa memicu ketegangan psikologis bagi pasangan. Syariat hanya melarangnya di siang hari, bukan di malam hari.
8. Manajemen Waktu yang Tepat
Kuncinya ada pada pemilihan waktu. Waktu terbaik adalah setelah melaksanakan salat Tarawih ketika tubuh sudah sedikit rileks, atau menjelang waktu sahur agar energi tetap terjaga.
9. Opsi Hubungan yang Efisien
Mengingat keterbatasan waktu dan tenaga di malam hari, melakukan hubungan intim dengan durasi yang lebih singkat atau efisien bisa menjadi pilihan yang bijak tanpa mengurangi keintiman.
10. Menjaga Stamina Tubuh
Agar aktivitas fisik tetap seimbang, pastikan mengonsumsi makanan bergizi saat berbuka dan sahur. Cukupi kebutuhan cairan (minimal 8 gelas sehari) dan tetap lakukan olahraga ringan agar kebugaran tubuh dan gairah tetap terjaga selama Ramadhan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta