Dulu Gudang, Kini Pusat Gaya Hidup: Transformasi Helvetia Jadi Magnet Ekonomi Baru
Senada dengan itu, Anissa (18), warga Tanjung Mulia, menyebut kawasan ini menjadi destinasi favorit baru bagi anak muda. "Tempatnya estetik untuk foto-foto bareng teman," ungkapnya.
Perubahan fungsi lahan ini membawa dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Ratusan posisi mulai dari barista, karyawan minimarket, koki, hingga petugas keamanan kini diisi oleh tenaga kerja yang menggerakkan ekonomi rumah tangga di sekitar kawasan.
Pengamat Ekonomi Pembangunan Sumatera Utara, DR Pangeran SE MSP, menilai fenomena ini sebagai respon logis terhadap pertumbuhan populasi.
"Setiap tahun penduduk bertambah sementara lahan tetap. Kawasan kosong memang seharusnya bertransformasi menjadi pusat bisnis. Multiplier effect-nya jelas: nilai perdagangan tumbuh sebagai entitas bisnis dan lapangan kerja terbuka lebar," jelas DR Pangeran.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga diuntungkan melalui peningkatan pendapatan pajak dari setiap transaksi perdagangan di pusat bisnis tersebut.
"Inilah yang disebut ekonomi pertumbuhan, di mana setiap pembangunan memiliki dampak luas bagi masyarakat dan pemerintah," pungkasnya.
Letak CiputraLand Helvetia yang berada di simpul strategis penghubung Medan Marelan, Medan Helvetia, dan Kabupaten Deliserdang, diprediksi akan terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri yang mampu bersaing dengan pusat kota.
Editor : Chris