get app
inews
Aa Text
Read Next : Eksepsi Eks Direktur PTPN II Kandas, Kuasa Hukum Tekankan Aspek Kepastian Hukum

Dulu Gudang, Kini Pusat Gaya Hidup: Transformasi Helvetia Jadi Magnet Ekonomi Baru

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:25 WIB
header img
Lahan yang dulunya merupakan eks gudang PTPN II yang terkesan kaku, telah disulap menjadi pusat bisnis dan hunian modern, CiputraLand Helvetia. (Foto: Istimewa)

DELISERDANG, iNewsMedan.id - Kawasan Simpang Helvetia Pasar V, Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, kini resmi berganti rupa. Lahan yang dulunya merupakan eks gudang PTPN II yang terkesan kaku, telah disulap menjadi pusat bisnis dan hunian modern, CiputraLand Helvetia.

Transformasi ini tidak hanya mengubah lanskap perbatasan Medan - Deliserdang, tetapi juga memicu denyut ekonomi yang kuat di wilayah tersebut.

Hadirnya kawasan bisnis ini menarik deretan brand populer untuk membuka gerai mereka. Berdasarkan pantauan, berbagai tenant mulai dari sektor retail, hobi, hingga kuliner telah beroperasi, seperti Kopi Kenangan, Fore Coffee, Restoran Jepang, Ayam Khas Arab, dan Juragan Seblak. Indomaret, gerai gadget Eraphone, hingga toko sepeda listrik Pacific dan U-Winfly.

Aris, seorang warga Helvetia mengungkapkan bahwa kehadiran kawasan ini mempermudah urusan profesional maupun pribadinya. "Sering ketemu mitra kerja di sini karena tempatnya lengkap dan dekat dari rumah. Kalau sore suasananya nyaman, anginnya segar meski di pinggir jalan," ucapnya, Selasa (17/2/2026).

Senada dengan itu, Anissa (18), warga Tanjung Mulia, menyebut kawasan ini menjadi destinasi favorit baru bagi anak muda. "Tempatnya estetik untuk foto-foto bareng teman," ungkapnya.

Perubahan fungsi lahan ini membawa dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Ratusan posisi mulai dari barista, karyawan minimarket, koki, hingga petugas keamanan kini diisi oleh tenaga kerja yang menggerakkan ekonomi rumah tangga di sekitar kawasan.

Pengamat Ekonomi Pembangunan Sumatera Utara, DR Pangeran SE MSP, menilai fenomena ini sebagai respon logis terhadap pertumbuhan populasi.

"Setiap tahun penduduk bertambah sementara lahan tetap. Kawasan kosong memang seharusnya bertransformasi menjadi pusat bisnis. Multiplier effect-nya jelas: nilai perdagangan tumbuh sebagai entitas bisnis dan lapangan kerja terbuka lebar," jelas DR Pangeran.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga diuntungkan melalui peningkatan pendapatan pajak dari setiap transaksi perdagangan di pusat bisnis tersebut. 

"Inilah yang disebut ekonomi pertumbuhan, di mana setiap pembangunan memiliki dampak luas bagi masyarakat dan pemerintah," pungkasnya.

Letak CiputraLand Helvetia yang berada di simpul strategis penghubung Medan Marelan, Medan Helvetia, dan Kabupaten Deliserdang, diprediksi akan terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri yang mampu bersaing dengan pusat kota.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut