Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tiga Minggu Pemulihan, Upah Pekerja PLTU Labuhan Angin Tapteng Diduga Tak Dibayar
Advertisement . Scroll to see content

DVI Polda Sumut Identifikasi 290 Korban Tewas Banjir-Longsor, Tapteng Paling Parah

Kamis, 04 Desember 2025 | 11:10 WIB
  • author Chris
DVI Polda Sumut Identifikasi 290 Korban Tewas Banjir-Longsor, Tapteng Paling Parah
DVI Polda Sumut Identifikasi 290 Korban Tewas Banjir-Longsor, Tapteng Paling Parah. Foto: Istimewa

Oleh sebab itu, Tim DVI telah menyiapkan langkah identifikasi lanjutan menggunakan data primer, yaitu sampel DNA, untuk mengantisipasi kesulitan seiring berjalannya waktu.

Berdasarkan pendataan terkini per 2 Desember 2025, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi wilayah dengan dampak korban jiwa paling parah.

Berikut rincian data korban meninggal dunia dan hilang di 12 kabupaten/kota:

1. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang

2. Tapanuli Selatan: 84 orang meninggal dunia, 4 orang hilang 

3. Kota Sibolga: 47 orang meninggal dunia, 9 hilang

4. Tapanuli Utara: 34 orang meninggal dunia, 12 orang hilang

5. Kota Medan: 12 orang meninggal dunia

6. Langkat: 14 orang meninggal dunia

7. Kabupaten Humbang Hasundutan: 8 orang meninggal dunia, 1 orang hilang

8. Pakpak Bharat: 2 orang meninggal dunia

9. Nias Selatan: 1 orang meninggal dunia

10. Kota Padang Sidempuan: 1 orang meninggal dunia

11. Kota Binjai: 1 orang meninggal dunia

Dengan total korban meninggal dunia sebanyak 290 orang dan yang hilang sebanyak 122 orang.

Operasi DVI akan terus berlangsung sesuai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut serta Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan untuk mempercepat proses pemulangan jenazah.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut