Akhir Penantian Warga Pelosok di Tapteng: Setelah 80 Tahun, Lampu Akhirnya Menyala
TAPTENG, iNewsMedan.id — Warga Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, akhirnya bisa menikmati listrik PLN setelah puluhan tahun hidup tanpa aliran listrik permanen.
Penyalaan listrik dilakukan pekan lalu dan dihadiri Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama jajaran PLN UP3 Sibolga. Bagi warga, momen itu bukan sekadar seremoni, melainkan akhir dari penantian panjang di wilayah yang selama ini terisolasi.
Dusun Untemungkur sebelumnya hanya bisa dijangkau menggunakan perahu. Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan listrik, berjalan lambat.
Baru setelah akses jalan mulai terbuka dalam beberapa bulan terakhir, pembangunan jaringan listrik bisa dipercepat. Material dan peralatan akhirnya dapat masuk ke dusun yang selama ini sulit dijangkau.
Sebelum jaringan PLN masuk, sebagian warga sempat mengandalkan bantuan listrik tenaga surya melalui program SuperSUN untuk kebutuhan penerangan dasar.
Kini, rumah-rumah warga mulai terang pada malam hari. Anak-anak tak lagi belajar dengan lampu seadanya, sementara aktivitas masyarakat menjadi lebih leluasa.
“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini ada bupati datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,” kata tokoh masyarakat setempat, Saroha Hutagalung.
Editor : Ismail