Majukan Industri Kreatif, Kolaborasi IJTI Sumut, DCI dan Panasonic Gelar PYFM 2022

Di tengah semakin banyaknya para filmmaker dan content creator yang meraup pundi-pundi pendapatan baik melalui Youtube maupun media sosial lainnya, tentu peningkatan kualitas produk yang mereka hasilkan terutama dari segi skill, teknis hingga alat harus terus dilakukan demi menarik minat para viewers.
Sehingga workshop PYFM 2022 ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman baru untuk membantu para filmmaker dan content creator muda dalam ‘menjual’ konten mereka.
“Mengenai PYFM 2022 ini, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, yang pertama misi kita adalah peningkatan digital creator muda dan kreatif muda dalam menjual konten-konten yang diproduksi,” jelas Egi.
CEO Digital Cinematography Indonesia, Benny Kadarhariarto, mengatakan ini adalah kedua kalinya PYFM digelar di Kota Medan, setelah sebelumnya pada tahun 2017. Ia mengungkapkan industri film indie di Kota Medan cukup ramai, sehingga sangat sayang jika PYFM tidak mampir ke Medan, dan menyapa para filmmaker lokal.
“Medan itukan film indienya cukup giat ya, cukup ramelah, makanya kita selalu tertarik untuk mampir ke Medan. Harapan saya dari DCI itu selalu untuk memberikan pengetahuan dasar tentang cinematography, videography gitu ya, ke seluruh teman-teman yang cuman ngikutin naluri untuk bikin, mereka belajar di Youtube, dengan kita datang ke sini mereka bisa belajar langsung, bisa interaksi langsung,” jelas Benny.
IJTI Sumut sebagai organisasi tempat berkumpulnya para jurnalis televisi, juga harus memberikan pemahaman kepada pada para jurnalis TV bahwa dunia broadcasting terus bergerak maju, seiring berkembangnya teknologi. Sehingga harus mampu memuaskan para penonton melalui visual yang berkualitas.
Editor : Ismail