Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tindak Tegas! Polresta Deliserdang Tangkap Personel Polri Terlibat Curanmor, Terancam Dipecat
Advertisement . Scroll to see content

3 Ajudan Presiden Soeharto yang Menjadi Kapolri

Senin, 27 Juni 2022 | 11:00 WIB
  • author Dzikry Subhanie
3 Ajudan Presiden Soeharto yang Menjadi Kapolri
3 Ajudan Soeharto yang kariernya meroket hingga menjadi Kapolri: Kunarto, Dibyo Widodo, dan Sutanto. Foto/Istimewa/Wikipedia

2. Dibyo Widodo

Dibyo Widodo merupakan ajudan Presiden RI sejak 1986 - 1992. Saat itu, pangkatnya Letnan Kolonel.

Sebelum menjadi ajudan Presiden Soeharto, pria yang lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 26 Mei 1946 ini pernah menjabat sebagai Kapolres Deli Serdang.

Dikutip dari buku "Pak Harto The Untold Stories", Dibyo Widodo mengatakan belajar banyak dari Soeharto, terutama cara memimpin. Dia juga menyebut tidak pernah melihat Soeharto marah.

Setelah menjadi ajudan Soeharto, Dibyo menjadi Wakapolda Nusa Tenggara, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya, dan kemudian Kapolri.

Jenderal Polisi Dibyo Widodo menjadi Kapolri sejak 15 Maret 1996 hingga 28 Juni 1998. Posisinya digantikan oleh Jenderal Polisi Roesmanhadi.

Dibyo Widodo meninggal di Singapura pada 15 Maret 2012. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut