Konflik antara Iran menghadapi AS dan Israel sendiri diketahui telah berkecamuk sejak 28 Februari 2026, dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda ataupun kepastian perundingan damai. Sebelumnya, ancaman serupa juga diperkuat oleh Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Hossein Mohebbi, yang sempat menyoroti keberadaan tujuh kabel internet bawah laut di kawasan Selat Hormuz sebagai infrastruktur krusial yang berada dalam bayang-bayang ancaman.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
