Menurut Rico, kesepakatan KUA-PPAS bukan sekadar tahapan administratif, melainkan pijakan strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui alokasi anggaran yang aspiratif, efektif, realistis, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Rico juga memaparkan rancangan APBD 2027 dengan proyeksi pendapatan lebih dari Rp6,9 triliun, belanja Rp7,1 triliun, serta pembiayaan netto sekitar Rp175 miliar.
"Saya meminta seluruh perangkat daerah bekerja optimal, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta terus berinovasi agar program pembangunan dan pelayanan publik memberikan hasil nyata bagi masyarakat," ujar Rico.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
