MEDAN, iNewsMedan.id — Sebanyak 3.069 personel dikerahkan untuk mengawal pasokan listrik di Sumatera Utara selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pengamanan difokuskan pada 311 lokasi yang dinilai strategis, termasuk lokasi VVIP/VIP, kantor pemerintahan, arena upacara hingga titik transportasi.
Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan listrik yang bisa menghambat berbagai kegiatan pada momentum 17 Agustus.
PLN UID Sumatera Utara menempatkan 304 personel internal, ditambah 2.765 tenaga alih daya dan mitra kerja. Mereka didukung 244 unit peralatan, 389 kendaraan operasional, 158 posko siaga distribusi dan 34 posko siaga PLN Icon Plus.
Dari sisi pasokan, sistem kelistrikan Sumut memiliki daya mampu sekitar 2.634,68 megawatt (MW), sementara beban puncak pada 17 Agustus diproyeksikan mencapai 2.464,5 MW.
Artinya, terdapat cadangan daya sekitar 170 MW untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik.
General Manager PLN UID Sumut Rizky Mochamad mengatakan pengamanan dilakukan dengan memeriksa jaringan dan peralatan, menyiapkan material cadangan serta menerapkan skema pengamanan berlapis.
“PLN memastikan seluruh sistem dan personel dalam kondisi siap untuk mendukung rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan. Alhamdulillah, seluruh agenda utama dapat berlangsung dengan baik dengan pasokan listrik yang terjaga,” ujar Rizky.
Pengamanan juga menjangkau Kepulauan Nias. Pada lima sistem kelistrikan terisolasi, daya mampu kumulatif mencapai 1,78 MW dengan beban puncak 1,145 MW. Sedangkan sistem yang terhubung jaringan memiliki daya mampu 56,9 MW dengan beban puncak 45,5 MW.
Sementara itu, 141 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 113 lokasi turut disiagakan untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik selama momentum kemerdekaan.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
