MEDAN, iNewsMedan.id— Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menegaskan sikap tegas terhadap pihak yang mengatasnamakan aliansi gerakan mahasiswa, namun dinilai tidak lagi berada di jalur perjuangan keadilan. BEM SI menilai, gerakan tersebut justru berpotensi ditunggangi kepentingan tertentu dan tidak merepresentasikan suara mahasiswa yang berpihak kepada rakyat.
Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menekankan pentingnya menjaga independensi gerakan mahasiswa, terutama dalam merespons proses hukum yang masih menyisakan polemik. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak terburu-buru memberikan legitimasi.
“Kasus Amsal Sitepu menunjukkan adanya dugaan perlakuan tidak adil terhadap pelaku ekonomi kreatif. Hukum tidak boleh mematikan ruang usaha masyarakat. Keputusan pembebasan menjadi koreksi penting terhadap proses yang sebelumnya dipertanyakan,” ujar Muzammil, Kamis, 2 April 2026.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi negara dalam memastikan penegakan hukum berjalan bersih dan bebas intervensi.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
