Masih Ada 10.000 Lebih Klaster Tanpa Listrik, Ini Strategi Pemerataannya

ismail
Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. (Foto: Istimewa). 

MEDAN, iNewsMedan.id- Isu pemerataan akses listrik hingga percepatan peralihan ke energi bersih mengemuka dalam peringatan Milad ke-69 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Medan, Senin (2/3/2026). Dalam momentum tersebut, kampus menggelar kuliah umum yang mengulas tantangan sektor energi di tengah ketidakpastian global.

Dinamika geopolitik, ancaman krisis energi, serta perlambatan ekonomi dunia disebut memberi tekanan serius pada industri kelistrikan. Energi kini dipandang bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan fondasi stabilitas ekonomi dan sosial.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, mengungkapkan pemerataan listrik masih menjadi pekerjaan besar. Berdasarkan catatan perusahaan, terdapat 10.068 klaster atau titik lokasi yang belum menikmati aliran listrik.

“Angka ini menjadi pijakan dalam penyusunan roadmap listrik desa. Prinsipnya, tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dari akses energi,” katanya.

Dia menekankan, transisi energi nasional tidak bisa berjalan parsial. Diperlukan sinergi kepemimpinan, regulasi, dan inovasi teknologi agar peralihan menuju energi bersih benar-benar terwujud.

“Transisi energi bukan hanya mengganti sumber daya, tetapi membangun sistem yang lebih adil dan berkelanjutan. Kampus punya peran strategis dalam proses ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk kolaborasi, PLN menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi laboratorium praktis bagi mahasiswa untuk memahami ekosistem kendaraan listrik dan sistem distribusinya.

Rektor UMSU, Agussani, menilai kerja sama ini memperkuat ekosistem riset energi terbarukan di kampus. Menurutnya, mahasiswa perlu didorong agar tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terlibat dalam solusi konkret.

“Kolaborasi ini membuka ruang riset dan inovasi. Kami ingin lulusan UMSU siap berkontribusi dalam pengembangan energi berkelanjutan,” katanya.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menambahkan kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia sektor energi.

“Kampus adalah pusat lahirnya inovasi. Kehadiran SPKLU ini menjadi simbol transformasi sistem kelistrikan yang lebih adaptif terhadap teknologi rendah emisi,” ujarnya.

Melalui peringatan Milad ke-69 ini, sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi diharapkan semakin solid untuk mendorong pengembangan energi bersih dan pemerataan listrik di Sumatera Utara.

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network