Mabes Polri Buka Suara Soal Usulan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil

Riyan Rizki Roshali
Mabes Polri akhirnya merespons desakan sejumlah organisasi masyarakat sipil yang meminta agar satuan Brimob ditarik dari tugas-tugas pengamanan wilayah sipil.

Terkait insiden maut yang melibatkan Bripda Masias Siahaya (MS) di Tual, Polri menegaskan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas tanpa kompromi. Sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap pelaku diklaim sebagai bukti keseriusan Polri dalam menanggapi pelanggaran etik maupun pidana.

"Kami bisa memahami perasaan kecewa dan marah masyarakat. Namun, Bapak Kapolri sudah berkomitmen tegas, jika ada perilaku individu Polri yang menciderai nilai kode etik dan kepercayaan masyarakat, akan kami tindak tegas," tambah Johnny.

Polri pun mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses hukum yang sedang berjalan. Bagi institusi, berbagai gelombang demonstrasi dan kritik yang muncul merupakan mekanisme kontrol publik yang penting bagi Polri sebagai institusi sipil yang terbuka.



Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network