Mabes Polri Buka Suara Soal Usulan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil

Riyan Rizki Roshali
Mabes Polri akhirnya merespons desakan sejumlah organisasi masyarakat sipil yang meminta agar satuan Brimob ditarik dari tugas-tugas pengamanan wilayah sipil.

JAKARTA, iNewsMedan.id – Mabes Polri akhirnya merespons desakan sejumlah organisasi masyarakat sipil, termasuk YLBHI dan ICJR, yang meminta agar satuan Brimob ditarik dari tugas-tugas pengamanan wilayah sipil.

Pernyataan ini muncul menyusul gelombang protes akibat insiden tragis penganiayaan siswa MTsN di Tual oleh oknum anggota Brimob hingga tewas.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas setiap kritik yang masuk, termasuk usulan penarikan personel Brimob tersebut. Ia secara terbuka mengakui adanya kelemahan di tubuh institusi dan menegaskan bahwa proses evaluasi sedang berjalan.

"Polri sebagai institusi yang terbuka berterima kasih dan mengapresiasi setiap masukan. Benar ada kelemahan, iya kami akui. Kami sedang melaksanakan evaluasi," ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Meskipun terbuka terhadap masukan, Johnny menjelaskan bahwa pengerahan Brimob selama ini bertujuan untuk memperkuat satuan kewilayahan (Polres/Polsek) di titik-titik yang masih krusial. Menurutnya, keragaman karakteristik geografis dan sosial di Indonesia, terutama di wilayah Timur, membuat kehadiran Brimob masih sangat dibutuhkan untuk membantu pengamanan.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network